asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah,

☀️ “Nasehatku kepada kaum muslimin semuanya untuk BERTAQWA kepada Allah — Jalla wa ‘Ala — , dan
🎗 Menyambut bulan yang agung ini dengan TAUBAT yang jujur dari segala dosa.
✅ dan hendaknya mereka mendalami ilmu agama, mempelajari hukum-hukum puasa dan hukum-hukum qiyamu Ramadhan.”

“Jadi wasiat untuk seluruh kaum muslimin untuk :
▫️ bertaqwa kepada Allah,
▫️ hendaknya mereka menjaga puasanya dan melindunginya dari kemaksiatan-kemaksiatan.
▫️ Disyari’atkan untuk mereka bersungguh-sungguh dalam kebiakan dan berlomba-lomba dalam ketaatan, berupa : shadaqah, memperbanyak membaca al-Qur’an, tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan istighfar.
Karena ini adalah bulan al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman,

( شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآن ).
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkan padanya al-Qur’an.” [ al-Baqarah : 285 ]

⛵️ “Disyari’atkan bagi kaum mukminin berusaha serius untuk membaca al-Qur’an. Disukai bagi kaum pria dan wanita memperbanyak membaca al-Qur’an, baik pada siang hari maupun malam hari. Setiap satu huruf akan mendapatkan satu hasanah (kebaikan). Setiap satu hasanah akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipatnya, sebagaimana terdapat penjelasannya dari Nabi — shallallahu ‘alaihi wa sallam —

⚠️ Juga harus WASPADA dari berbagai kejelekan dan kemaksiatan.

🌳 Disertai adanya saling berwasiat dengan kebenaran, saling memberi nasehat, dan amar ma’ruf nahi munkar.

“Ramadhan adalah bulan yang mulia. Padanya amal-amal dilipatgandakan, kejelekan juga menjadi besar (nilainya).
💐 Maka wajib atas setiap mukmin untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan apa yang Allah wajibkan atasnya dan waspada dari apa yang Allah haramkan atasnya. Hendaknya perhatian dia terhadap Ramadhan LEBIH BESAR dan LEBIH BANYAK.”
🌎 http://binbaz.org.sa/fatawa/393

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya